Monday, 21 March 2016

Banyak Dokter Merekomendasikan Susu Kambing Sebagai Pelengkap Gizi


 Susu Kambing Etawa Super E

Susu Kambing Etawa. Merupakan Susu Kambing yang diperah dari jenis Kambing Etawa. Kambing Etawa sendiri adalah kambing yang didatangkan dari India, kambing ini sering disebut kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai kambing “Peranakan etawa” atau “PE”. Kambing PE berukuran hampir sama dengan etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia.

Dan banyak dokter merekomendasikan Susu Kambing Etawa diminum bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan orang sakit,

Ibu Hamil – Susu Kambing Etawa berperan membantu pembentukan dan perkembangan bayi semasa dalam kandungan. Konsumsi dua gelas Susu Kambing Etawa saat awal kehamilan bermanfaat untuk membantu proses tumbuh kembannya janin dan membantu perkembangan otaknya. Juga bermanfaat untuk menjaga stamina dan mencegah kondisi lemas serta kurang bertenaga.

Ibu Menyusui – Sangat memerlukan nutrisi agar dapat menyusui bayi dengan sempurna. Susu ibu merupakan makanan yang terbaik untuk bayi, namun kebanyakan ibu terpaksa menghentikan penyusuan karena aliran susu semakin sedikit sedangkan bayi memerlukan susu yang lebih. Seiring perkembangannya, Minum Susu Kambing Etawa 2x sehari dapat membantu meningkatkan produksi ASI, jika bayi sudah berusia 6 bulan,  Susu Kambing Etawa dapat diberikan sesuai kebutuhan bayi.

Orang Sakit – Bagi mereka yang sedang sakit, Susu Kambing Etawa membantu meningkatkan daya tahan tubuh, membantu permasalahan pada sistem pencernaan seperti maagkronis, masalah sendi, membantu proses pemulihan penyakit, tinggi antioksidan, membantu mempertahankan stamina tubuh.

Friday, 4 March 2016

Kenali Nutrisi Susu Kambing Etawa Untuk Kesehatan Anda


 Susu Kambing Etawa Super E

Susu kambing memang jarang diminati oleh masyarakat dari pada susu sapi. Padahal kandungan susu kambing tak kalah tinggi dari susu sapi. Di dalam susu kambing terdapat nutrisi khas yang tidak didapatkan dalam susu sapi. Manfaat susu kambing bagi kesehatan cukup banyak.
Mengkonsumsi susu kambing dapat mencegah timbulnya penyakit berbahaya yang mengancam Anda. Berikut ini ulasan kandungan dan manfaat susu kambing yang harus Anda ketahui dengan seksama.

Kandungan susu kambing
Susu mengandung protein yang cukup tinggi. Terlebih lagi dengan kandungan kaseinnya, kebutuhan metabolisme tubuh dapat berjalan lebih baik. Untuk susu kambing, kandungan lemaknya mencapai 3,6 % lebih rendah dari pada susu sapi. Sedangkan padatan lemaknya, susu kambing mengandung kadar yang lebih tinggi mencapai 9,0 %. Kandungan laktosa mencapai 4,7 % lebih tinggi dari laktosa yang terkandung dalam susu sapi yang hanya 4,1 %. Adapun kandungan nitrogen yang mencapai 3,2 %, protein 3,0 %, kasein hingga 2,6 persen, fosfor hingg 0,23 %, kalsium hingga 0,18 %, klorida 0,10% zat besi hingga 0,08 persen, vitamin D 0,7 %, vitamin C hingga 2,0 persen, riboflavin hingga 159,0, vitamin A 21,0, dan vitamin B hingga 45,0.

Kandungan nutrisi yang terkandung dalam susu kambing etawa sangatlah baik bagi tubuh, sehingga tidak diragukan lagi akan khasiat dan manfaat yang nantinya akan dirasakan oleh tubuh. Maka dari itu mulailah mengkonsumsi Susu Kambing Etawa setiap hari.

Wednesday, 2 March 2016

Makanan Bernutrisi Untuk Kambing, Menghasilkan Susu Bergizi Tinggi Untuk Kita

 Susu Kambing Etawa Super E
Kambing Etawa adalah jenis kambing Rumaninsia. Yaitu kambing yang tidak bergantung pada zat-zat gizi dari makanan yang dikonsumsinya. Karena proses ruminansi sendiri adalah mampu menghasilkan zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh kambing etawa. Pemberian protein yang berlebih pun tidak efisien, karena protein itu sendiri mudah terurai dan terfermentasi oleh mikroba dan proses rumansi. Jadi pemberian makanan kambing etawa harus benar – benar teliti guna memenuhi gizi yang diperlukan. pemberian makanan tersebut antara lain :

  • Bahan Baku. Secara umum kebutuhan zat pakan kambing etawa di bagi menjadi 2 golongan, yaitu sebagai sumber energidan sebagai sumber protein. Sumber energi didapat dari makanan antar lain: bij-bijian dan sisa serealia ( misal: tepung,jagung,dan dadak padi), umbi-umbian (misal: tepung singkong, onggok, ubi jalar) dan hijauan ( misal: rumput setaria dan rumput lapang). Sumber Protein didapat dari: biji-bijian (misal: tepung buungkil kedelai, ampas tahu, ampas kecap, biji kapas atau tepung-tepung yang berasal dari hewan atau bagian tubuh hewan seperti tepung darah dan tepung ikan.
  • Pemberian konsentra. Pemberian konsentrat pada kambing etawa tidak sembarangan. pemberiannya harus seuai waktu, yaitu pada saat kambing sudah banyak mengkonsumsi hijauan, tetapi jangan sampai kenyang. Hal tersebut untuk menghindari konra produktif proses pencernaan ruminansi. bahan konsentrat yang bisa diberikan antara lain: bekatul, bungkil kedelai, ampas tahu, bungkil kelapa atau campuran dari beberapa konsentrat. Misal : 62% bekatul, 20% ampas tahu, 15 % bungkil kedelai, 1 % garam dapur, dan 2 % tepung tulang. Jumlah pemberian sebanyak 0,5-0,6 kg?ekor dan diberikan dalam bentuk bubur. Dan harus habis pada saat itu juga guna menghindari timbulnya jamur
  • Vitamin dan Mineral. Vitamin yang diperlukan adalah zeolit,garam dapur, dan tepung dengan dosis yang tidak lebih dari 5 permil (5/1000) untuk setiap 1 kg berat badan. Pemberian viatmin tidak perlu rutin. cuckup sesekali saja untuk meningkatkan nafsu makan.
  • Air. Air yang diberikan haruslah 70% dari isi tubuh kambing. kurang dari 20% akan menyebabkan dehidrasi. atau 1 ekor kambing membutuhkan 1,5-2,5 liter/hari.
  • Penggunaan UMB (Urea Molasses Block). UMB adalah makanan tambahan non protein nitrogen. terdiri dari molasses, dedak padi, dan tepung tapioka, bungkil kedelai, garam dapur, tepung tulang dan kapur. Pemberian UMB 4 gr/ hari / kg berat badan. Hal ini untuk meningkatkan berat badan.